Barcelona Resmi Jual Malcom menuju Zenit Saint Petersburg

Barcelona Resmi Jual Malcom menuju Zenit Saint Petersburg

Penyerang dari Brasil, Malcom resmi dijual Barcelona menuju tim Liga Rusia, Zenit Saint Petersburg, Jumat (2/8). Zenit menurut laporan mengeluarkan biaya nyaris 45 juta € untuk peroleh Malcom.

“Barcelona dan Zenit Saint Petersburg sudah mencapai kesepakatan untuk transfer Malcom Filipe Silva de Oliveira, ” bunyi pengakuan resmi tim Catalan ini.

Di dalam pengakuan resminya Blugarana jua mengucapkan terima kasih pada Malcom atas komitmen dan dedikasinya sejauh di Nou Camp.

“Klub berharap ia berhasil pada masa mendatang, ”

Malcom muncul di Nou camp pada kompetisi musim 2018/19. Malcom dibeli dari tim Ligue 1, Bordeaux. Malcom yang sejauh berlaga di Bordeaux menjadi mesin goal tidak bisa melakukan sejumlah hal sepanjang memperkuat Blaugrana.

Dia cuma tertulis berlaga sebanyak 24 kali, 15 di La Liga, Enam di Copa de Rey, dan tiga di Liga Champions. Dari 24 kali laga, mantan bintang Corinthians cuma mencatatkan empat goal.

Goal perdana Malcom dicetaknya kala Blaugrana berjumpa Inter Milan dalam putaran paruh grup Liga Champions musim kemarin.

Sebelum resmi memberitahukan kepindagan Malcom. Dewan tim via akun Twitter resmi jua telah mengumumkan jika penyerang 22 tahun ini tidak ikut serta pelatihan untuk mengurus masa depannya.

“Malcom tak latihan dengan ijin tim untuk menuntaskan masa depannya. ” kicau akun Barcelona.

Nedved: Tersedia Beberapa Tawaran Untuk Dybala

Nedved: Tersedia Beberapa Tawaran Untuk Dybala

Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved, mengaku pihaknya mendapat banyak tawaran untuk ujung tombak Argentina, Paulo Dybala.

Dybala jadi target beberapa tim raksasa Eropa usai tidak masuk plan juru tak-tik baru Juventus, Maurizio Sarri. Di dalam pola 4-3-3 ramuan Sarri, tak terdapat tempat yang pantas untuk mantan bintang Palermo itu.

Salah 1 tim yang santer dikaitkan dengan Dybala merupakan Manchester United, coba memperoleh keuntungan. Setan Merah malahan memberikan tawaran sang striker Romelu Lukaku pada Juventus untuk memperoleh Dybala.

United sekarang perlu tenaga amunisi di tempat playmaker, karena mereka cuma punya Juan Mata untuk mentas di tempat itu.

Di samping United, terdapat Tottenham Hotspur yang tertarik pada Dybala. Malahan menurut laporan, The Lilywhites berani menggelontorkan 90 juta poundsterling ataupun sekitar Rp1, 53 triliun untuk menggaet Dybala. Sebab hal tersebut, manajemen Bianconeri harus cermat sebelum memutuskan tentang masa depan Dybala.

“Ada banyak proposal, terdapat banyak ketertarikan, namun kami menanti tindakan nyata. Jadi kami bisa mengambil keputusan dengan rileks, ” tutur Nedved di Soccerway.

Dybala sendiri musim kemarin memperkuat Juventus di dalam 42 laga di seluruh turnamen. Dia jua memberikan kontribusi 10 goal dan 5 assists.

Dihubungkan Dengan Real Madrid, Duvan Zapata Tersanjung

Dihubungkan Dengan Real Madrid, Duvan Zapata Tersanjung

Striker tumpuan Atalanta, Duvan Zapata, mengakui amat girang sebab ia dibilang bakal pindah menuju Real Madrid kompetisi musim berikutnya. Tapi, dia tengah tidak mau membahas tentang masa depannya sebab tengah memusatkan perhatian bareng tim nasional Kolombia.

Performa bagus Duvan Zapata selama kompetisi musim 2018-19 jadi salah satu sebab kuat di balik impresifnya penampilan Atalanta. Striker 28 tahun ini sukses menyarangkan 23 goal dan 7 umpan dari 37 performanya di Serie A.

“Saya belum paham di mana bakal berlaga kompetisi musim berikutnya. Aku dihubungkan dengan banyak kesebelasan. Namun, aku berupaya untuk masih rileks. Sebab aku sekarang tengah memusatkan perhatian bareng tim nasional. Aku paham Atalanta bakal berupaya keras untuk masih terus menjaga aku, ” kata Duvan Zapata dilansir dari laman Calciomercato.

“Saya membaca dan mendegar jika Real Madrid berminat. Jujur, aku merasa amat bangga. Namun, aku tidak menjalin kontak dengan pihak manapun, ” imbuhnya melanjutkan.

Pada kompetisi musim 2018-19, Atalanta sukses membuat history dengan berakhir di peringkat ketiga Serie A dan menuju ke Liga Champions. Duvan Zapata juga merasa amat bangga sebab dapat main penuh dan mengantarkan La Dea membuat history anyar.

“Musim ini rasanya kayak impian. Team saya sukses membuat history bareng Atalanta dan bakal tampil dalam Liga Champions kompetisi musim berikutnya. Kami jelas amat girang dan telah tidak sabar mau cepat mengawali kompetisi musim anyar, ” tambahnya.

Pencapaian Tim Kacau, Suporter United Torehkan “Prestasi”

Pencapaian Tim Kacau, Suporter United Torehkan “Prestasi”

Pencapaian tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United pada kampanye musim ini amat jauh dari ekspektasi para suporter. United tidak memenangkan trofi dan tidak berhasil melaju menuju Liga Champions kampanye musim selanjutnya.

Walau demikian, suporter United tetap torehkan ‘prestasi’ tersendiri. Klaim football5star. com yang dilansir dari GMS, Senin (27/8/2019), mengungkapkan jika suporter Red Devils paling terbaik di dalam urusan chant dibanding suporter tim Liga Inggris yang lain kompetisi musim ini.

Kenapa chant suporter United dianggap yang paling baik? Hal tersebut menurut studi dari fanchants. com, sebuah situs yang menampilan chant semua pendukung sepakbola di seluruh dunia.

Seperti dilansir situs itu, chant dari suporter Red Devils punya kuantitas dan kualitas dibanding chant suporter tim lainnya. Apakah ukurannya cuma ini?

“Ini menilai jua seberapa panjang dan pendeknya chant kala bintang menyarangkan goal, dan seberapa terus para suporter menerikkan nama bintang dengan chant dengan cara berulang-ulang, ” bunyi pernyataan fanchants. com

Secara atmosfer Stadion Old Traffrod memang tersohor menjadi stadion dengan suasana yang amat baik di Liga Inggris. Stadion yang dijuluki theater of drems itu senantiasa hadirkan situasi tidak mengenakkan untuk kesebelasan tamu.

Menariknya dari rilis situs chant pendukung itu di bawa suporter United, terdapat suporter Newcaslte United untuk masalah chant paling baik di Liga Inggris kompetisi musim ini.

Penyebab Stadion St James Park jadi salah satu indikasi bagaimana pendukung the Magpies kerap gelorakan gairah untuk performa tim asuhan Rafa Benitez itu.

Di lain pihak, jawara Liga Inggris, Manchester City, suporternya cuma ada di tempat kesembilan, dibawah pendukung Tottenham Hotspur dan Wolves.

Rafinha Tidak Menyangka Dapat Menetap Lama di Jerman

Rafinha Tidak Menyangka Dapat Menetap Lama di Jerman

Pemain bertahan veteran Bayern Munich, Rafinha, mengakui sama sekali tidak menyangka dapat berkarier sepanjang 15 tahun di Bundesliga. Dia juga tidak paham bakal bermain di mana kampanye musim selanjutnya.

Pada bursa transfer musim panas tahun berikutnya, Rafinha bakal pergi dari Bayern Munich usai kesepakatan kontraknya tidak diperpanjang. Media-media Jerman memberitakan jika bintang 33 tahun ini bakal balik lagi menuju Brasil dan memperkuat Corinthians musim depan.

“Saya tidak sekalipun menyangka dapat tinggal sangat lama di Bundesliga. Aku tiba menuju sini saat masih berumur 18 tahun untuk bermain di Schalke. Sekarang, aku telah jadi masyarakat Jerman, ” tutur Rafinha disesi jumpa pers pada Selasa (14/5).

“Saya punya kenangan yang amat mengagumkan di sini sepanjang 8 tahun terbaru. Aku tak jua paham apakah bakal tinggal di Eropa ataupun kembali menuju Brasil nanti, ” jelasnya melanjutkan.

Rafinha awalnya direkrut untuk jadi pelapis dari Philipp Lahm di pos bek sayap. Walau cuma menyandang status menjadi bintang pelapis dari Philipp Lahm, David Alaba dan sekarang Joshua Kimmich, Rafinha mengakui masih bersyukur sebab telah punya lumayan banyak permainan bareng Die Roten.

“Saya senantiasa mau tampil. Namun, tidak simpel sebab mesti kompetitif dengan Philipp, David dan sekarang Joshua. Namun, aku masih tinggal di sini dan sukses mengumpulkan lumayan banyak permainan. Aku senantiasa berupaya untuk memberi performa yang penuh jika diberi kepercayaan main, ” tandasnya.

Lionel Messi Akan Seumur Hidup di Barcelona

Lionel Messi Akan Seumur Hidup di Barcelona

Hingga kapan Lionel Messi pada Barcelona? Apa dia tidak mau menurut Ronaldo? Pertanyaan itu tidak sedikit dipergunjingkan publik sepakbola tentang karier La Pulga.

Beberapa pertanyaan ini rasa-rasanya telah terjawab bersama pengakuan melalui orang nomor 1 di Barcelona, Josep Bartomeu. Dia mengindikasikan anak permata Catalan ini akan tinggal seumur hidup di Nou Camp.

“Kami mau ia punya karier yang lama hingga publik Catalan dapat senantiasa menikmatinya. Kami mau memperbaharui kesepakatan kontraknya, serta hal atas gagasan darinya, ” tutur Josep Bartomeu sebagaimana dilansir football5star. com melalui footballespana.

“Saya yakin ia tetap punya beberapa tahun yang lama bareng kami. Messi merupakan bintang dengan 1 tim. Koneksinya bersama Barcelona bakal tinggal selamanya, ” imbuh Bartomeu.

Selain itu lelaki 56 tahun ini mengatakan jika keberadaan Messi merubah pencitraan Barcelona di mata publik sepakbola dunia. Hal inilah yang untuk manajemen Barcelona amat bernilai buat kerap dipertahankan.

“Mungkin di dalam 3 ataupun 4 tahun menuju depan Messi bakal mengatakan pada kami, ‘ok aku bakal berhenti berlaga sepak bola’. Kala ini datang, kami juga telah mempersiapkan program jangka lama baginya, ” pungkas Bartomeu.

Keberadaan Lionel Messi memang amat vital buat Blaugrana. Semenjak kedatangan dirinya di kompetisi musim 2003/04, suami dari Antonella Roccuzzo itu bertransformasi menjadi superstar di Nou Camp.

Ekspektasi Barcelona buat senantiasa memperbarui kesepakatan kontrak Lionel Messi dan berencana yang lain usai dia gantung sepatu bukan hal anyar.

Beberapa klub lainnya sebelumnya jua berbuat hal serupa, Paolo Maldini di AC Milan misalnya jua berbuat hal yang serupa. Usai gantung sepatu saat 2009, Maldini masuk ke dalam jajaran direksi ‎Rossoneri.

Puel: Leicester Seharusnya Dapat Unggul melawan Liverpool

Puel: Leicester Seharusnya Dapat Unggul melawan Liverpool

Leicester City bisa menahan seri Liverpool 1-1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Anfield, hari Kamis (31/1) dinihari WIB. Pencapaian itu juga membikin sang juru tak-tik, Claude Puel, bangga dengan penampilan kesebelasannya di arena pertandingan. Meski begitu dia mengakui kesebelasannya bisa saja merebut kemenangan.

The Foxes rasa-rasanya bakal menerima kekalahan mudah saat mereka telah kemasukan semenjak menit ke 3. Namun Ben Chilwell dkk bisa membenahi performa sampai akhirnya memaksakan skor jadi imbang di penghujung babak pertama.

Di fase ke 2 juga mereka bisa mempertahankan gempuran bertubi-tubi yang dilancarkan The Reds. Ketangguhan itu juga yang membikin Puel bangga dengan anak asuhnya.

“Tentu saja aku bangga pada semua penggawa. Kami sesungguhnya memulai pertandingan dengan kesulitan, kami kemasukan usai 2 menit namun kami tak kehilangan struktur performa setelah itu,” tutur Puel pada BBC, hari Kamis (31/1).

“Pada akhirnya kami mendapat beberapa kesempatan dan semestinya hasilnya dapat setingkat lebih bagus lagi. Kami bisa saja merebut kemenangan apabila dilihat melalui peluang yang kami peroleh di arena pertandingan,” dia melanjutkan.

Tak ketinggalan, juru tak-tik dari Prancis itu mengomentari benturan yang terjadi antar Harry Maguire serta Sadio Mane di daerah terlarang. Banyak yang memandang jika kejadian itu semestinya berakibat kartu merah buat sang pemain bertahan.

Namun begitu Puel mengakui tak menyaksikan insiden itu. “Saya tak menyaksikan insiden itu dan aku kira ini tak cukup membikin Maguire dikartu merah,” pungkas juru tak-tik yang pernah mendapat penolakan dari suporter Leicester tersebut.

Tidak Masuk Tim Nasional Jerman, Boateng Berterima Kasih

Joachim Loew telah mengumumkan tim nasional Jerman buat melawan Rusia serta Belanda pada tanggal 15 serta 19 November nanti. Pada daftar penggawa yang diumumkan tersebut, tidak ada nama Jerome Boateng. Soal hal tersebut, sang pemain bertahan tengah justru mengucapkan terima kasih. Itu ia sampaikan melalui akun Twitter-nya.

Boateng mengakui tak terkejut dengan putusan yang dibikin Loew. Sebab, menurut dirinya, ini malah pas dengan permintaannya. Ia merasa perlu waktu istirahat sejenak buat memulihkan situasi tubuhnya.

“Usai menjalani obrolan yang amat bagus bersama manajer tim nasional, kami setuju jika usai jadwal padat selama musim ini, saya tidak turut serta buat 2 pertandingan internasional nanti,” urai Boateng sebagaimana dilansir melalui akun Twitter-nya. “Saya berhenti sejenak buat meningkatkan situasi kebugaranku di Munich.”

Ia melanjutkan: “Aku mendoakan yang paling baik untuk timku di partai kontra Rusia serta belanda. Terima kasih pada manajer tim nasional!”

Ketiadaan Boateng di skuat tim nasional Jerman juga dikomentari oleh juru tak-tik Bayern Munich, Niko Kovac. Ia menyatakan, hal tersebut tidak harus dilebih-lebihkan serta disebut menjadi tanda sang bintang tidak lagi memiliki masa depan pada tim Die Mannschaft.

“Dia dapat latihan bareng kami sepanjang jeda internasional. Tidak harus ada kasak-kusuk apa itu merupakan penghujung dari karier internasionalnya,” tutur Kovac di dalam konferensi pers jelang timnya bentrok dengan Borussia Dortmund.

Boateng bukanlah satu-satunya bintang yang tidak dipanggil menuju tim nasional Jerman oleh Loew. Penjaga gawang Barcelona, Marc-Andre ter Stegen juga begitu. Sang penjaga gawang ke 2 tidak dipanggil buat memulihkan situasi bahunya yang agak ada masalah. Di sisi lain, Toni Kroos baru bakal gabung ketika menghadapi Belanda.

Tim Liga 1 Makin Profesional, PSSI Berikan Apresiasi Paling Tinggi

Menjadi federasi yang memayungi persepakbolaan Indonesia, PSSI bersyukur klub-klub, peserta Liga satu 2018 sudah ditetapkan menjadi kesebelasan profesional oleh AFC melewati proses Club Licensing Department (CLD) 2018.

Proses Club Licensing Departement (CLD) 2018 sendiri sudah berjalan semenjak April serta rampung saat September 2018 lalu.

Melalui penilaiannya, setidak-tidaknya ada sepuluh tim yang sudah memenehui kriteria serta terverifikasi menjadi tim profesional.

Di samping 3 tim yang diutarakan melaju tanpa syarat (granted) yaitu, Persija Jakarta, Persib Bandung, serta Arema FC, 7 tim sisanya masih lolos bersyarat (granted with sanctions).

Seperti diberitakan situs web PSSI, tim-tim sebagaimana Madura United, PSM, Barito Putera, Persipura Jayapura, Borneo FC, Bhayangkara FC, serta Bali United seharusnya bisa melengkapi kriteria sebelum 31 Januari 2019.

PSSI yang bertindak sebagai induk sepakbola di Indonesia mengapresiasi antusiasme tim-tim Liga satu 2018 guna mengabulkan persyaratan yang ditetapkan CLD.

“PSSI mengapresiasi kerja tim guna melengkapi persyaratan club licensing department. PSSI terus menyuport dan mendampingi tim-tim buat jadi satu tim profesional serta pantas tampil dalam turnamen Asia, ” tutur Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria.

Tisha pun bersyukur serta ikut bangga karena di tahun ini, berlangsung perkembangan besar total tim yang sukses mendapat predikat itu.

“Tahun ini terdapat perkembangan total tim yang memperoleh lisensi club licensing department ini jelas amat baik untuk PSSI serta tim-tim ini sendiri, ” katanya melanjutkan.

Pada penghujung, dia melanjutkan sekalian meminta supaya ke depannya, semua tim yang berkompetisi pada Liga satu bisa punya lisensi tim profesional ini.

“Kedepannya club licensing department bakal dipresentasikan di dalam kongres serta kami meminta seluruh kesebelasan Liga satu memperoleh lisensi itu, ” katanya.

Persiba Balikpapan Terancam Alami Kekosongan Pengurus pada Liga 2 Musim Depan

Persiba Balikpapan tinggal di Liga 2 kampanye musim selanjutnya dengan menduduki tempat ke-8 serta memborong 27 angka di buku klasemen Liga 2 kampanye musim ini.

Berlanjutnya Persiba Balikpapan di ajang Liga 2 2018 kenyataannya tak dibarengi bersama situasi internal tim berjulukan Beruang Madu itu.

Sebab, sejumlah pengurus di Persiba Balikapapan mulai pergi dari tim yang musim kemarin terdegradasi melalui turnamen Liga 1.

Menurut laman Tribun Kaltim, Senin (22/10), Ketua Umum Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher malahan mengakui bakal mengundurkan diri dari kariernya di dunia sepak bola.

Nyaris 14 tahun, Syahril berupaya meningkatkan serta memajukan sepak bola Persiba Balikpapan. Ia juga telah ingin mengundurkan diri sebab mau lebih memusatkan perhatian buat beribadah.

Tentang kekosongan di dalam kepengurusan kesebelasan Persiba Balikpapan, Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyatakan bakal berlangsung perombakan pengurus Persiba Balikpapan.

“Manajemen tentu bertransformasi, sebab petinggi seharusnya punya keyakinan 1 sama lainnya, bukanlah ikatan kekeluargaan, melainkan keyakinan di ahlinya, ” tutur Rahmad.

“Ahli seharusnya dapat melatih Persiba Balikpapan buat jadi setingkat lebih bagus, ” tutur Rahmad.

Bek Kiri Timnas Ini Akan Segera Lakukan Operasi

Pemain bertahan sebelah kiri tim nasional Indonesia, Rezaldi Hehanussa, dihantam cedera di salah satu bagian tumit kakinya. Hehanussa bakal cepat mengendarai meja operasi guna memperbaiki cederanya.

Pemain bertahan sebelah kiri punya Persija Jakarta ini dihantam cedera kala membuntuti pemusatan pelatihan bareng tim nasional Indonesia menyambut menjalani 2 laga persahabatan kontra Myanmar (10/10) serta Hong Kong (16/10).

Karena cedera ini, Hehanussa dipulangkan dari tim nasional Indonesia. Tempat bintang yang akrab dipanggil Bule itu dengan pemain bertahan PS Tira, Abduh Lestaluhu. Kala dihubungi media, Hehanussa tengah menanti laporan melalui Dokter Kesebelasan Persija, Donny Kurniawan.

Bekas bintang Persitangsel ini mengakui amat mengalami sakit di salah satu bagian tumitnya. “Saya telah mengalami rasa nyeri itu dari banyak bulan akhir-akhir, namun aku terus paksa guna berlaga serta terus-menerus, ” tutur Rezaldi Hehanussa.

“Saya masih menanti laporan dari dokter Persija guna mengendarai meja operasi, ” tutur lelaki yang akrab dipanggil Bule itu.

Hehanussa sudah sewajarnya menerima fakta jika mengambil keputusan guna operasi pengangkatan tulang berkembang pada tumit belakangnya.

Menurut laporan, bintang berusia 23 tahun ini perlu beristirahat kurang lebih 2 bulan ke depan. “Saya mempertahankan rasa cedera, buta bersama rasa nyeri. Pada akhirnya kini telah hingga titik yang betul-betul aku telah tak dapat tahan lagi, ” tutur Rezaldi Hehanussa.

Adil Rami Ngamuk Usai Ditanya Soal Pamela Anderson

Pemain bertahan Olympique Marseille serta mantan pemain tim nasional Prancis, Adil Rami, ngamuk usai jurnalis menanyakan tentang jalinan asmaranya bersama Pamela Anderson.

Bulan yang lalu, tersebar laporan jika Rami dikatakan tidak berhasil menikahi Pamela walau sudah memberi cincin permata.

Pamela dikatakan tidak bersedia menerima lamaran Adil Rami serta memutuskan memberi cincin permata pada putranya, Brandon.

Di dalam satu kegiatan Dancing with the Stars, Pamela mengatakan bahawa Rami sering kali melakoni perjalanan jauh serta pulang dari Paris menuju Marseilla supaya koneksi keduanya tetap langgeng.

Namun begitu, Adil Rami malah merasa sakit hati saat muncul media yang menanyakan itu padanya.

Bintang Olympique Marseille ini ogah mempedulikan isapan jempol murahan yang menyangkut ia serta Pamela.

Mantan punggawa AC Milan itu pun menuturkan jika dia kepingin setingkat lebih memusatkan perhatian pada Olympique Marseille daripada memberikan tanggapan isu.

“Jika Kamu mau jual kabar tentang isapan jempol, ini urusan Kamu. Aku tidak perduli serta jangan mengatakan mengenai ini. Aku tidak butuh klarifikasi apa pun serta memperkuat diri, ” tutur Adil Rami diberitakan dari Get Football News France.

“Saya hadir pada sini buat Marseille serta sepakbola. Wartawan serta Kamu mulai mengendorkan atmosfer skuat team saya, namun team saya senantiasa melaju bareng serta saling menghormati. Malahan saat kita menerima kekalahan di laga, kita masih hebat. Ini vital buat kita, ” cetus bintang dari Prancis ini.

Niko Kovac Pasrahkan Masa Depannya Sehabis Tumbang di Markas

Juru tak-tik Bayern Muenchen, Niko Kovac, tak bisa menegaskan masa depan pada Allianz Arena usai mengalami kehancuran telak dari Borussia Moenchengladbach di pekan ketujuh lanjutan Liga Jerman 2018-2019.

Berlaga di depan fansnya, Bayern Muenchen tidak berhasil membawa angka ketika menghadapi Borussia Moenchengladbach, Sabtu (6/10).

Pasukan Niko Kovac menerima kekalahan dengan score lumayan mencolok 0-3.

Hasil negatif itu jadi yang ke 2 usai di matchday keenam, Bayern Muenchen pun menuai hasil yang serupa vs Hertha Berlin.

Dikutip BolaSport. com melalui Mirror, karena pencapaian jelek di markas, Niko Kovac pasrah dengan masa depannya, walau disebut sudah bekerja keras buat Bayern Muenchen.

Saat juru tak-tik dari Kroasia ini ditanyai soal masa depan di Allianz Arena, Niko Kovac mengakui tak bisa menandaskan hal itu.

“Saya tak bisa menjawab pertanyaan ini, namun aku menyadari mekanisme yang seharusnya aku lalui di dalam sepakbola, khususnya pada Liga Jerman dengan Bayern Muenchen, ” tutur Niko Kovac.

Juve Buru Direktur Anyar, Zidane Tidak Masuk Kandidat

Juventus mulai menyeleksi kandidat Direktur Umum yang anyar jadi suksesor Giuseppe “Beppe” Marotta.

Marotta memutuskan buat tidak memperbarui kesepakatan kontrak yang berakhir musim ini di Turin.

Tim berjulukan Si Nyonya Tua itu juga mesti secepatnya memburu penerus Marotta.

Sampai sekarang, tersedia 2 calon paling kokoh yang menembus di dalam radar perburuan Bianconeri.

Calon perdana ialah Wakil Presiden Juventus sekarang, yaitu Pavel Nedved.

Juventus pun memikirkan satu dari sekian banyak Manajemen yakni Scuderia Ferrari, Mauririzio Arrivabene.

Menariknya, Juventus malah tidak mendaftarkan nama bekas pesepakbola mereka, Zinedine Zidane.

Zidane masuk ke di dalam calon karea dia sekarang menyandang status tanpa tim setelah undur diri dari posisi kepelatihan Real Madrid di penghujung kompetisi kemarin.

Setelah gantung sepatu, Zidane dikabarkan bakal mengisi tempat Direktur Umum Juventus ataupun menangani Manchester United menggantikan Jose Mourinho.

Di sisi lain, Marotta pernah dikatakan bakal mengisi tempat Direktur Sepakbola di Setan Merah.

5 Wonderkid yang Dapat Masuk Tim Inti Chelsea

Kedatangan wonderkid seakan hanya jadi cameo saja di kesebelasan Chelsea. Para bintang belia dari akademi amat sulit memperoleh peluang untuk memperlihatkan talentanya.

Semenjak Roman Abramovich memerintah pada 2003 lalu, Chelsea sepertinya menutup gerbang untuk bintang belia. Mereka setingkat lebih suka menandatangani bintang jadi untuk memenangkan gelar juara.

Tapi, mungkin saja tren ini bakal berhenti. Tersedia pemain-pemain muda asuhan Chelsea yang dapat masuk di dalam taktik Maurizio Sarri di Stamford Bridge.

Berikut di bawah ini 5 wonderkid yang dapat masuk di kesebelasan inti Chelsea pada kampanye musim ini menurut FTB90 yang merupakan situs berita bola.

Charly Musonda – Usai membikin 3 performa untuk Chelsea musim sebelumnya, pemain muda Belgia menginjak usia 21 tahun, Musonda, ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju Celtic namun Brendan Rodgers rasa-rasanya jua sama-sama menolak memberikannya peluang. Tetapi, walau kesusahan menembus menuju skuat inti mana pun selama ini, Musonda dapat bermanfaat untuk Sarri di kampanye musim 2018/19.

Dengan sistem yang bakal amat bergantung pada kecepatan winger, pesepakbola Belgia U-21 ini perlu memanfaatkan pra-musim untuk memperlihatkan kualitasnya.

Musonda menyarangkan skor individu yang mengesankan di Piala EFL pada musim kemarin. Apabila dirinya berbuat hal yang serupa lagi, Sarri kemungkinan bakal memasukkannya di skuat terlebih apabila Eden Hazard angkat kaki menuju Real Madrid. karena sudah kita ketahui bersama, Real Madrid masih berusaha untuk mendatangkan Hazard demi mengisi lubang yang ada sejak kepergian Cristiano Ronaldo ke Chelsea.

Tammy Abraham – Waktu peminjaman di Bristol City serta Swansea menjadikan kualitas bomber muda Chelsea ini jadi sorotan.

Ia kemungkinan cuma menyarangkan 5 goal untuk Swansea pada kampanye musim 2017/18, namun laporan yang didapat, hal tersebut amat vital menyusul tim Wales ini melakoni kompetisi musim yang negatif.

Datang ke permainan jadi pemain pengganti untuk jadi pengganti Alvaro Morata kala menghadapi Perth di pertandingan friendly pramusim perdana, Abraham bermain setingkat lebih keren dari kawan seklubnya dari Spanyol itu.

Memanfaatkan fisik, kecepatan serta kualitas membuat goal, Abraham harusnya tak butuh ditransfer sebagai pemain pinjaman lagi apabila Morata disingkirkan. Karena santer kabar yang beredar, Chelsea siap melepas Morata karena buruknya penampilan sang pemain pada musim kemarin walau pun sempat bersinar di musim pertamanya.

Ia juga telah sempat memperkuat Inggris di panggung internasional, namun apa itu dapat membikin Sarri terkesima tetap perlu dilihat.

Ethan Ampadu – Ethan Ampadu mencuri atensi di musim dingin musim kemarin dengan performa yang amat memuaskan vs Everton, Bournemouth serta Newcastle di turnamen piala dalam negeri.

Sayangnya, hanya itu saja kesempatannya. Tapi, sang bintang memiliki bakat untuk jadi bintang baik di masa berikutnya.

Telah jadi bintang internasional, Chelsea mungkin memiliki berlian di tim mereka dan Liga Europa seharusnya jadi peluang Ampadu untuk meningkat.

Callum Hudson-Odoi – Performa Hudson-Odoi vs Perth cuma memperkuat alasan jika dirinya layak masuk tim inti. Kemampuan dan talentanya mampu membikin para fans terkesima.

Asisten manajer yang baru, Gianfranco Zola dikatakan telah meyakinkan Sarri untuk mempromosikannya menuju kesebelasan kunci dan tak ada fans Chelsea yang bakal mempertanyakan rekomendasi dari sang legenda tim.

Ruben Loftus-Cheek – Performa bintang berumur 22 tahun tersebut di Crystal Palace menjadikannya mendapat tempat di tim Inggris di Rusia serta ia jelas layak dapat peluang berlaga dengan cara reguler di kesebelasan masa kecilnya. Seperti yang telah kita ketahui bersama, Loftus-Cheek sukses menghantarkan Tim Inggris melaju hingga ke babak semifinal, walau pun langkah mereka harus terhenti setelah dikalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada babak semifinal.

Dengan formasi 4-3-3 yang kini bakal kembali digunakan di Stamford Bridge, Loftus-Cheek memiliki peluang untuk menduduki satu dari sekian banyak tempat pemain berposisi gelandang.

Apabila Chelsea melupakan Loftus-Cheek kayak kebanyakan bakat muda lain, ia bakalan angkat kaki serta dapat membuat tim kecewa sudah melepaskannya.

Herrera Sebut MU Tetap Yakin pada Kualitas De Gea

David De Gea baru saja jadi hot topik usai Piala Dunia 2018 Rusia. Main bareng tim nasional Spanyol, De Gea dianggap tidak berhasil memperlihatkan performa paling bagusnya, jauh berbeda dengan performa bagusnya bareng Manchester United.

Karenanya, banyak analis sepakbola mulai ragu dengan performa De Gea. Mereka menduga De Gea bakal sulit balik lagi menuju penampilan paling bagusnya bareng MU mendatang.

Tapi, Ander Herrera tak . Pemain berposisi gelandang MU ini masih yakin De Gea merupakan penjaga gawang paling baik sejagat pada waktu ini. Ia juga yakin De Gea bakal balik lagi mendapatkan ritme penampilannya serta tidak sedikit menolong MU di kampanye musim selanjutnya.

Tak cuma ini, Herrera malahan memperhitungkan MU beruntung punya De Gea. Tidak peduli apapun kecaman yang tersebar, sekarang dewan MU benar-benar tenang menghadapi kondisi De Gea.

“Dia (De Gea) amat hebat. Aku ingat saat aku masih di Spanyol serta ia muncul untuk tim (MU). 1-2 bulan awal berlangsung sukar baginya serta ia sukses jadi penjaga gawang paling baik sejagat di dalam 4 tahun selanjutnya, ” tutur Herrera Menurut artikel.

“Kami (MU) amat beruntung punya dia sebab ia merupakan penjaga gawang paling baik sejagat. Aku tak perduli apakah yang dibilang orang. Aku amat tenang tentang ia. “

Hererra malahan berani menjamin De Gea bakal balik lagi memperlihatkan kemampuannya menjadi penjaga gawang paling baik sejagat. Ia memperhitungkan kecaman pada De Gea ini berlangsung sebab status penjaga gawang paling baik sejagat selalu disertai tuntutan tinggi.

“Dia merupakan penjaga gawang paling baik sejagat, sepanjang ini, serta ia bakal membuktikannya lagi. Saat kamu merupakan penjaga gawang paling baik sejagat serta kamu tak mengerjakan penyelamatan spektakuler itu, seluruh orang bakal berbicara.”

“Ketika aku tak berlaga bagus, aku tak dikecam begitu sebab aku bukan satu dari sekian banyak paling baik dunia. Namun ia begitu, jadi hal tersebut wajar serta ia bakal mengatasinya, ” pungkasnya.

5 Bintang Yang Ada baiknya Keluar Dari Chelsea Bila Mau Selamat

Rotasi sebuah klub bak hukum rimba, siapa yang kuat dialah yang tetap tinggal. Siapapun bintang yang tak sanggup memperlihatkan penampilan terbaiknya maka musti berisap untuk jadi penghangat kursi pengganti. Sayangnya percaya maupun tidak tiap bintang memiliki momentumnya sendiri. Katakan saja Jamie Vardy yang notabene dia bukan siapa-siapa dilima musim yg lalu dan sekarang malahan jadi salah satu striker cukup berbahaya pada Premier League.

Bandar Bola

Berita dari indobola selaku bandar bola tercatat bahwa: Sama dengan 5 bintang Chelsea ini, performa mereka sesungguhnya tidaklah jelek, namun karena terdapat bintang lainnya yang tengah berada dimomentum terbaiknya lantas mereka kudu mengalah. Alhasil keahlian terbuang sia-sia di kursi pengganti.

Bekas Pesepakbola Chelsea Ini Turut menyindir Pemerintah Xinjiang Yang Mengambil Hak Etnis Muslim Disana Bila sudah begitu destinasi untuk sang korban cuma dua, tetap tinggal demi menanti atau hijrah agar sukses. Lalu siapakah saja 5 bintang yang dimaksud ? berikut ulasannya.

Cesc Fabegras

Pesepakbola berdarah Spanyol ini mengawali debutnya di Premier League bersama dengan Arsenal ketika umurnya masih 16 tahun. Karena tangan dingin seorang Arsene Wenger, Fabegras pun berubah menjadi satu diantara gelandang yang diperhitungkan.

Kematangan umpan dan juga ketepatan mendapatkan momentum menjadikannya sebagai rebutan di 2011. Lantas dia mengambil keputusan bermain bersama Blaugrana saat itu, tetapi di tahun ketiganya Fabregas memilih untuk balik lagi ke Premier League bersama dengan Chelsea.

2 musim pertama satu diantara gelandang cemerlang dunia tersebut memang terlihat baik-baik saja, tetapi di musim yg lalu Fabregas jarang sekali memperoleh tempat utama. Namanya kalah dari Eden Hazard dan juga Ngolo Kante yang ketika itu tengah on fire. Padahal dia pun potensial jadi raja assist jika lebih banyak dipertandingkan.

Robert Kenedy

Semenjak kehadiran ke Stamford Bridge di 2015 lampau, nama Kenedy jarang sekali tampak kepermukaan. Padahal pesepakbola yang dapat diplot sebagai bek sayap dan pesepakbola sayap ini sangat mumpuni keahliannya.

Bila diperhatikan dengan cermat, Kenedy lebih mumpuni dibanding Marcos Alonso. Kenedi punya kecepatan, skill dan juga umpan-umpan matang yang memanjakan target man Chelsea. Bukan berarti Alonso tampil buruk namun Kenedy bisa dikatakan lebih bagus daripadanya.

Sebab itu sangatlah sia-sia bila Kenedy memlih tetap bermain di Chelsea.

Willian

Willian Borges da Silva ataupun yang lebih karib disebut Willian merupakan satu diantara winger cemerlang Chelsea di awal karirnya. Cuma saja semenjak Eden Hazard dan Kante mendominasi alamat distarting eleven, namanya kian tenggelam.

Sesungguhnya Willian memiliki track record yang lumayan bagus bersama dengan The Blues. Prosentase kekalahan Chelsea ketika winger ini dipertandingkan cuma sebanyak 17 persen saja. Tidak hanya itu dia telah menghasilkan 33 gol, 48 assist dan juga berhasil melakukan 4,842 passing tepat sasaran.

Di musim ini Willian telah berlaga 10 pertarungan, dari sana dia berhasil membikin 2 asist.

Ruben Loftus Cheek

Namanya nyaris tak pernah terdengar ditelinga para pendukung Chelsea pada satu tahun belakangan, walaupun begitu dia masih tetap aktif jadi anggota Chelsea. Ruben musim yg lalu memang dipinjamkan kepada Crystal Palace disana dan baru saja balik lagi di bulan Mei yg lalu. Dan semenjak saat itu dia belum sama sekali diturunkan oleh Antonio Conte.

Barangkali dia kalah berkompetisi dengan gelandang Chelsea yang lainnya, maklum diusianya yang baru memasukki 21 tahun dia sukar berkompetisi dengan pemain seperti Bayoko dan Kante yang telah teruji kemampuanya. Tetapi dia memiliki keahlian yang sejatinya sangat bagus.

Ruben adalah pesepakbola Timnas Inggris U-21. Dia memiliki kecepatan, skill dan juga kematangan diatas pesepakbola seumurnya. Walaupun begitu dia akan mendapatkan kendala bila disetarakan dengan pemain-pemain top Chelsea. Sebab itu hijrah adalah jalan yang paling baik.

Michi Batshuayi

Batshuayi cuma dipandang sebelah mata oleh Antonio Conte. Semenjak musim yg lalu bomber dari Belgia itu terus berada dibawah di hantui Diego Costa. Walaupun hanya jadi pelapis dia berhasil menjawabnya dengan 11 gol 3 assist dari 29 performanya dimusim yg lalu.

Kini pasca Costa hijrah ke Atletico Madrid, Batshuayi dihadapkan dengan kenyataan yang pahit bila Conte lebih banyak menurunkan rekrutan baru mereka Alvaro Morata. Nyatanya diatas kertas pesepakbola 24 tahun tersebut jauh lebih menggiurkan dari para Morata.

Di musim ini dia telah menghasilkan 5 gol dari 8 pertarungan disemua perlombaan. Dengan menepinya Alvaro Morata akan sebagai peluang bagus menurutnya untuk unjuk gigi. Bila tak mampu maka lebih baik dia mencari peruntungan di tempat lain dari pada cuma diplot sebagai anggota serep. Simak juga artikel bola ini karena isinya sangat bagus sekali.

Daftar Pemain Premier League Terbaik Musim Transfer Januari Kemarin

Bursa transfer Januari musim ini berikut di Premier League telah resmi ditutup walau tak semeriah di musim panas. Tak sedikit klub yang tuntas menyelsaikan perpindahan pemain di hari terakhir bursa transfer musim dingin (deadline day). Mayoritas dari ‘deadline-day transfer’ itu memang sarat perjudian sebab waktu yang tersedia singkat. Walaupun begitu, tak jarang transfer yang terjadi di hari terakhir dapat memberikan efek positif buat klub. Berikut ada daftar pemain Premier League Terbaik Deadline-Day transfer Januari yang berhasil diliput agen bola online ini adalah:

Youssouf Mulumbu – PSG to West Bromwich

Di hari akhir bursa transfer Januari 2009, Mulumbu joint tim kelas bawah West Brom dengan status pinjaman enam bulan dari PSG. 6 bulan berselang, The Baggies memberi kontrak permanen pada Mulumbu dengan periode satu tahun. Transfer tersebut terbukti jenius lantaran gelandang Kongo itu bermain cemerlang dan memperoleh penghargaan pemain top klub 2011 dan mengantar klub finish di ranking 11 Premier League. Dipekerjakan dengan biaya 175 ribu pounds, Mulumbu jelas menjadi salah satu pembelian cukup cerdik dalam histori West Brom dan dia memberi perbedaan berarti di klub. Tahun 2015, Mulumbu kemudian bergabung bersama Norwich pasca main 6 musim di West Brom.

Asmir Begovic – Portsmouth to Stoke City

Kiper kedua Chelsea, Begovic memperlihatkan permainan cemerlang bersama Stoke City. Begitu penting di Portsmouth, Begovic terpaksa dijual oleh Pompey kepada Stoke tahun 2010. Portsmouth mengganggap Begovic menjadi pengganti jangka panjang buat David James, tetapi masalah keuangan memaksa mereka tuk menjual pemain topnya kepada Stoke City. Mulanya bermain selaku cadangan Thomas Sorensen, Begovic berselang membuktikan dirinya menjadi pemain kunci musim 2012-2013 dan bahkan dia mendapatkan penghargaan pemain terhebat klub. Penampilan spektakuler Begovic bersama Stoke menjadikannya mendapatkan promosi move ke Chelsea. Tetapi, pemain berumur 29 tahun tersebut belum bisa jadi kiper primer di Stamford Bridge sebab masih terdapat Thibaut Courtois.

Jermain Defoe – Tottenham to Portsmouth

Seorang striker top di Premier League, Jermain Defoe hengkang dari Tottenham ke Portsmouth saat Januari 2008. Striker Inggris memberikan dampak besar di klub usai menghasilkan gol didalam 5 pertandingan awal di kandang. Defoe memasang peran besar kedalam mengantar Portsmouth berakhir di ranking ke-8 di Premier League pasca mencetak sejumlah gol penting. Defoe menggeluti tahun yang menarik di Portsmouth dan bisa mencetak 17 gol pada 36 debut. Penampilan Defoe amat luar biasa sehingga Tottenham berencana membelinya lagi Januari 2009. Walau Defoe cuma menghabiskan semusim di Portsmouth, klub memperoleh keuntungan besar ketika menjualnya lagi ke Tottenham.

Daniel Sturridge – Chelsea to Bolton

Mungkin satu pemain pinjaman berkelas didalam sejarah Premier League, Daniel Sturridge hampir seorang diri menolong Bolton dari jeratan degradasi usai ia membikin 8 gol dalam 12 laga. Chelsea memperoleh Sturridge setelah bermain gemilangnya di City. Ketika di Sky Blue, Sturridge jadi pemain pertama yang sanggup mencetak gol-gol di FA Youth Cup, FA Cup serta Premier League di musim yang sama. Namun, maraknya pemain bintang yang dibeli The Blues menjadikan Sturridge tak mendapatkan tempat hingga harus dipinjamkan kepada Bolton. Keputusan itu terbukti jitu lantaran dia mampu memberikan kontribusi besar pada Bolton.

Luis Suarez – Ajax to Liverpool

Luis Suarez hengkang ke Liverpool dari Ajax tuk mengganti Fernando Torres yang pindah ke Chelsea. Suarez tak hanya sukses mengganti Torres, tapi nyaris megantarkan Liverpool meraih titel Premier League musim 2013-2014 dan bahkan memenangi PFA Player of the Year. Tersohor sebagai striker haus gol, Suarez mengancam pertahanan klub-klub Premier League lalu mencetak gol dengan gampang. Meski karirnya agak tercemar lantaran insiden rasisme lalu menggigit pemain lawan, tak ada yang meragukan kontribusi punggawa Uruguay di Anfield. Suarez kemudian hengkang ke Barcelona Juni 2014 hingga menjadikan Liverpool mendapat keuntungan besar dari result penjualannya. Walau hanya mendapatkan 1 Piala Liga selama memperkuat The Reds, ia terbilang dianggap sebagai pemain berkelas Liverpool di era Premier League. Bagi yang concern dengan informasi prediksi hasil skor pertandingan bola dapat juga menyimaknya disini sebab didalam blog bola tersebut tercantum beragam macam prediksi skor pertandingan sepakbola liga dunia.