5 Wonderkid yang Dapat Masuk Tim Inti Chelsea

5 Wonderkid yang Dapat Masuk Tim Inti Chelsea

Kedatangan wonderkid seakan hanya jadi cameo saja di kesebelasan Chelsea. Para bintang belia dari akademi amat sulit memperoleh peluang untuk memperlihatkan talentanya.

Semenjak Roman Abramovich memerintah pada 2003 lalu, Chelsea sepertinya menutup gerbang untuk bintang belia. Mereka setingkat lebih suka menandatangani bintang jadi untuk memenangkan gelar juara.

Tapi, mungkin saja tren ini bakal berhenti. Tersedia pemain-pemain muda asuhan Chelsea yang dapat masuk di dalam taktik Maurizio Sarri di Stamford Bridge.

Berikut di bawah ini 5 wonderkid yang dapat masuk di kesebelasan inti Chelsea pada kampanye musim ini menurut FTB90 yang merupakan situs berita bola.

Charly Musonda – Usai membikin 3 performa untuk Chelsea musim sebelumnya, pemain muda Belgia menginjak usia 21 tahun, Musonda, ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju Celtic namun Brendan Rodgers rasa-rasanya jua sama-sama menolak memberikannya peluang. Tetapi, walau kesusahan menembus menuju skuat inti mana pun selama ini, Musonda dapat bermanfaat untuk Sarri di kampanye musim 2018/19.

Dengan sistem yang bakal amat bergantung pada kecepatan winger, pesepakbola Belgia U-21 ini perlu memanfaatkan pra-musim untuk memperlihatkan kualitasnya.

Musonda menyarangkan skor individu yang mengesankan di Piala EFL pada musim kemarin. Apabila dirinya berbuat hal yang serupa lagi, Sarri kemungkinan bakal memasukkannya di skuat terlebih apabila Eden Hazard angkat kaki menuju Real Madrid. karena sudah kita ketahui bersama, Real Madrid masih berusaha untuk mendatangkan Hazard demi mengisi lubang yang ada sejak kepergian Cristiano Ronaldo ke Chelsea.

Tammy Abraham – Waktu peminjaman di Bristol City serta Swansea menjadikan kualitas bomber muda Chelsea ini jadi sorotan.

Ia kemungkinan cuma menyarangkan 5 goal untuk Swansea pada kampanye musim 2017/18, namun laporan yang didapat, hal tersebut amat vital menyusul tim Wales ini melakoni kompetisi musim yang negatif.

Datang ke permainan jadi pemain pengganti untuk jadi pengganti Alvaro Morata kala menghadapi Perth di pertandingan friendly pramusim perdana, Abraham bermain setingkat lebih keren dari kawan seklubnya dari Spanyol itu.

Memanfaatkan fisik, kecepatan serta kualitas membuat goal, Abraham harusnya tak butuh ditransfer sebagai pemain pinjaman lagi apabila Morata disingkirkan. Karena santer kabar yang beredar, Chelsea siap melepas Morata karena buruknya penampilan sang pemain pada musim kemarin walau pun sempat bersinar di musim pertamanya.

Ia juga telah sempat memperkuat Inggris di panggung internasional, namun apa itu dapat membikin Sarri terkesima tetap perlu dilihat.

Ethan Ampadu – Ethan Ampadu mencuri atensi di musim dingin musim kemarin dengan performa yang amat memuaskan vs Everton, Bournemouth serta Newcastle di turnamen piala dalam negeri.

Sayangnya, hanya itu saja kesempatannya. Tapi, sang bintang memiliki bakat untuk jadi bintang baik di masa berikutnya.

Telah jadi bintang internasional, Chelsea mungkin memiliki berlian di tim mereka dan Liga Europa seharusnya jadi peluang Ampadu untuk meningkat.

Callum Hudson-Odoi – Performa Hudson-Odoi vs Perth cuma memperkuat alasan jika dirinya layak masuk tim inti. Kemampuan dan talentanya mampu membikin para fans terkesima.

Asisten manajer yang baru, Gianfranco Zola dikatakan telah meyakinkan Sarri untuk mempromosikannya menuju kesebelasan kunci dan tak ada fans Chelsea yang bakal mempertanyakan rekomendasi dari sang legenda tim.

Ruben Loftus-Cheek – Performa bintang berumur 22 tahun tersebut di Crystal Palace menjadikannya mendapat tempat di tim Inggris di Rusia serta ia jelas layak dapat peluang berlaga dengan cara reguler di kesebelasan masa kecilnya. Seperti yang telah kita ketahui bersama, Loftus-Cheek sukses menghantarkan Tim Inggris melaju hingga ke babak semifinal, walau pun langkah mereka harus terhenti setelah dikalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada babak semifinal.

Dengan formasi 4-3-3 yang kini bakal kembali digunakan di Stamford Bridge, Loftus-Cheek memiliki peluang untuk menduduki satu dari sekian banyak tempat pemain berposisi gelandang.

Apabila Chelsea melupakan Loftus-Cheek kayak kebanyakan bakat muda lain, ia bakalan angkat kaki serta dapat membuat tim kecewa sudah melepaskannya.

Herrera Sebut MU Tetap Yakin pada Kualitas De Gea

David De Gea baru saja jadi hot topik usai Piala Dunia 2018 Rusia. Main bareng tim nasional Spanyol, De Gea dianggap tidak berhasil memperlihatkan performa paling bagusnya, jauh berbeda dengan performa bagusnya bareng Manchester United.

Karenanya, banyak analis sepakbola mulai ragu dengan performa De Gea. Mereka menduga De Gea bakal sulit balik lagi menuju penampilan paling bagusnya bareng MU mendatang.

Tapi, Ander Herrera tak . Pemain berposisi gelandang MU ini masih yakin De Gea merupakan penjaga gawang paling baik sejagat pada waktu ini. Ia juga yakin De Gea bakal balik lagi mendapatkan ritme penampilannya serta tidak sedikit menolong MU di kampanye musim selanjutnya.

Tak cuma ini, Herrera malahan memperhitungkan MU beruntung punya De Gea. Tidak peduli apapun kecaman yang tersebar, sekarang dewan MU benar-benar tenang menghadapi kondisi De Gea.

“Dia (De Gea) amat hebat. Aku ingat saat aku masih di Spanyol serta ia muncul untuk tim (MU). 1-2 bulan awal berlangsung sukar baginya serta ia sukses jadi penjaga gawang paling baik sejagat di dalam 4 tahun selanjutnya, ” tutur Herrera Menurut artikel.

“Kami (MU) amat beruntung punya dia sebab ia merupakan penjaga gawang paling baik sejagat. Aku tak perduli apakah yang dibilang orang. Aku amat tenang tentang ia. ”

Hererra malahan berani menjamin De Gea bakal balik lagi memperlihatkan kemampuannya menjadi penjaga gawang paling baik sejagat. Ia memperhitungkan kecaman pada De Gea ini berlangsung sebab status penjaga gawang paling baik sejagat selalu disertai tuntutan tinggi.

“Dia merupakan penjaga gawang paling baik sejagat, sepanjang ini, serta ia bakal membuktikannya lagi. Saat kamu merupakan penjaga gawang paling baik sejagat serta kamu tak mengerjakan penyelamatan spektakuler itu, seluruh orang bakal berbicara.”

“Ketika aku tak berlaga bagus, aku tak dikecam begitu sebab aku bukan satu dari sekian banyak paling baik dunia. Namun ia begitu, jadi hal tersebut wajar serta ia bakal mengatasinya, ” pungkasnya.

5 Bintang Yang Ada baiknya Keluar Dari Chelsea Bila Mau Selamat

Rotasi sebuah klub bak hukum rimba, siapa yang kuat dialah yang tetap tinggal. Siapapun bintang yang tak sanggup memperlihatkan penampilan terbaiknya maka musti berisap untuk jadi penghangat kursi pengganti. Sayangnya percaya maupun tidak tiap bintang memiliki momentumnya sendiri. Katakan saja Jamie Vardy yang notabene dia bukan siapa-siapa dilima musim yg lalu dan sekarang malahan jadi salah satu striker cukup berbahaya pada Premier League.

Bandar Bola

Berita dari indobola selaku bandar bola tercatat bahwa: Sama dengan 5 bintang Chelsea ini, performa mereka sesungguhnya tidaklah jelek, namun karena terdapat bintang lainnya yang tengah berada dimomentum terbaiknya lantas mereka kudu mengalah. Alhasil keahlian terbuang sia-sia di kursi pengganti.

Bekas Pesepakbola Chelsea Ini Turut menyindir Pemerintah Xinjiang Yang Mengambil Hak Etnis Muslim Disana Bila sudah begitu destinasi untuk sang korban cuma dua, tetap tinggal demi menanti atau hijrah agar sukses. Lalu siapakah saja 5 bintang yang dimaksud ? berikut ulasannya.

Cesc Fabegras

Pesepakbola berdarah Spanyol ini mengawali debutnya di Premier League bersama dengan Arsenal ketika umurnya masih 16 tahun. Karena tangan dingin seorang Arsene Wenger, Fabegras pun berubah menjadi satu diantara gelandang yang diperhitungkan.

Kematangan umpan dan juga ketepatan mendapatkan momentum menjadikannya sebagai rebutan di 2011. Lantas dia mengambil keputusan bermain bersama Blaugrana saat itu, tetapi di tahun ketiganya Fabregas memilih untuk balik lagi ke Premier League bersama dengan Chelsea.

2 musim pertama satu diantara gelandang cemerlang dunia tersebut memang terlihat baik-baik saja, tetapi di musim yg lalu Fabregas jarang sekali memperoleh tempat utama. Namanya kalah dari Eden Hazard dan juga Ngolo Kante yang ketika itu tengah on fire. Padahal dia pun potensial jadi raja assist jika lebih banyak dipertandingkan.

Robert Kenedy

Semenjak kehadiran ke Stamford Bridge di 2015 lampau, nama Kenedy jarang sekali tampak kepermukaan. Padahal pesepakbola yang dapat diplot sebagai bek sayap dan pesepakbola sayap ini sangat mumpuni keahliannya.

Bila diperhatikan dengan cermat, Kenedy lebih mumpuni dibanding Marcos Alonso. Kenedi punya kecepatan, skill dan juga umpan-umpan matang yang memanjakan target man Chelsea. Bukan berarti Alonso tampil buruk namun Kenedy bisa dikatakan lebih bagus daripadanya.

Sebab itu sangatlah sia-sia bila Kenedy memlih tetap bermain di Chelsea.

Willian

Willian Borges da Silva ataupun yang lebih karib disebut Willian merupakan satu diantara winger cemerlang Chelsea di awal karirnya. Cuma saja semenjak Eden Hazard dan Kante mendominasi alamat distarting eleven, namanya kian tenggelam.

Sesungguhnya Willian memiliki track record yang lumayan bagus bersama dengan The Blues. Prosentase kekalahan Chelsea ketika winger ini dipertandingkan cuma sebanyak 17 persen saja. Tidak hanya itu dia telah menghasilkan 33 gol, 48 assist dan juga berhasil melakukan 4,842 passing tepat sasaran.

Di musim ini Willian telah berlaga 10 pertarungan, dari sana dia berhasil membikin 2 asist.

Ruben Loftus Cheek

Namanya nyaris tak pernah terdengar ditelinga para pendukung Chelsea pada satu tahun belakangan, walaupun begitu dia masih tetap aktif jadi anggota Chelsea. Ruben musim yg lalu memang dipinjamkan kepada Crystal Palace disana dan baru saja balik lagi di bulan Mei yg lalu. Dan semenjak saat itu dia belum sama sekali diturunkan oleh Antonio Conte.

Barangkali dia kalah berkompetisi dengan gelandang Chelsea yang lainnya, maklum diusianya yang baru memasukki 21 tahun dia sukar berkompetisi dengan pemain seperti Bayoko dan Kante yang telah teruji kemampuanya. Tetapi dia memiliki keahlian yang sejatinya sangat bagus.

Ruben adalah pesepakbola Timnas Inggris U-21. Dia memiliki kecepatan, skill dan juga kematangan diatas pesepakbola seumurnya. Walaupun begitu dia akan mendapatkan kendala bila disetarakan dengan pemain-pemain top Chelsea. Sebab itu hijrah adalah jalan yang paling baik.

Michi Batshuayi

Batshuayi cuma dipandang sebelah mata oleh Antonio Conte. Semenjak musim yg lalu bomber dari Belgia itu terus berada dibawah di hantui Diego Costa. Walaupun hanya jadi pelapis dia berhasil menjawabnya dengan 11 gol 3 assist dari 29 performanya dimusim yg lalu.

Kini pasca Costa hijrah ke Atletico Madrid, Batshuayi dihadapkan dengan kenyataan yang pahit bila Conte lebih banyak menurunkan rekrutan baru mereka Alvaro Morata. Nyatanya diatas kertas pesepakbola 24 tahun tersebut jauh lebih menggiurkan dari para Morata.

Di musim ini dia telah menghasilkan 5 gol dari 8 pertarungan disemua perlombaan. Dengan menepinya Alvaro Morata akan sebagai peluang bagus menurutnya untuk unjuk gigi. Bila tak mampu maka lebih baik dia mencari peruntungan di tempat lain dari pada cuma diplot sebagai anggota serep. Simak juga artikel bola ini karena isinya sangat bagus sekali.

Daftar Pemain Premier League Terbaik Musim Transfer Januari Kemarin

Bursa transfer Januari musim ini berikut di Premier League telah resmi ditutup walau tak semeriah di musim panas. Tak sedikit klub yang tuntas menyelsaikan perpindahan pemain di hari terakhir bursa transfer musim dingin (deadline day). Mayoritas dari ‘deadline-day transfer’ itu memang sarat perjudian sebab waktu yang tersedia singkat. Walaupun begitu, tak jarang transfer yang terjadi di hari terakhir dapat memberikan efek positif buat klub. Berikut ada daftar pemain Premier League Terbaik Deadline-Day transfer Januari yang berhasil diliput agen bola online ini adalah:

Youssouf Mulumbu – PSG to West Bromwich

Di hari akhir bursa transfer Januari 2009, Mulumbu joint tim kelas bawah West Brom dengan status pinjaman enam bulan dari PSG. 6 bulan berselang, The Baggies memberi kontrak permanen pada Mulumbu dengan periode satu tahun. Transfer tersebut terbukti jenius lantaran gelandang Kongo itu bermain cemerlang dan memperoleh penghargaan pemain top klub 2011 dan mengantar klub finish di ranking 11 Premier League. Dipekerjakan dengan biaya 175 ribu pounds, Mulumbu jelas menjadi salah satu pembelian cukup cerdik dalam histori West Brom dan dia memberi perbedaan berarti di klub. Tahun 2015, Mulumbu kemudian bergabung bersama Norwich pasca main 6 musim di West Brom.

Asmir Begovic – Portsmouth to Stoke City

Kiper kedua Chelsea, Begovic memperlihatkan permainan cemerlang bersama Stoke City. Begitu penting di Portsmouth, Begovic terpaksa dijual oleh Pompey kepada Stoke tahun 2010. Portsmouth mengganggap Begovic menjadi pengganti jangka panjang buat David James, tetapi masalah keuangan memaksa mereka tuk menjual pemain topnya kepada Stoke City. Mulanya bermain selaku cadangan Thomas Sorensen, Begovic berselang membuktikan dirinya menjadi pemain kunci musim 2012-2013 dan bahkan dia mendapatkan penghargaan pemain terhebat klub. Penampilan spektakuler Begovic bersama Stoke menjadikannya mendapatkan promosi move ke Chelsea. Tetapi, pemain berumur 29 tahun tersebut belum bisa jadi kiper primer di Stamford Bridge sebab masih terdapat Thibaut Courtois.

Jermain Defoe – Tottenham to Portsmouth

Seorang striker top di Premier League, Jermain Defoe hengkang dari Tottenham ke Portsmouth saat Januari 2008. Striker Inggris memberikan dampak besar di klub usai menghasilkan gol didalam 5 pertandingan awal di kandang. Defoe memasang peran besar kedalam mengantar Portsmouth berakhir di ranking ke-8 di Premier League pasca mencetak sejumlah gol penting. Defoe menggeluti tahun yang menarik di Portsmouth dan bisa mencetak 17 gol pada 36 debut. Penampilan Defoe amat luar biasa sehingga Tottenham berencana membelinya lagi Januari 2009. Walau Defoe cuma menghabiskan semusim di Portsmouth, klub memperoleh keuntungan besar ketika menjualnya lagi ke Tottenham.

Daniel Sturridge – Chelsea to Bolton

Mungkin satu pemain pinjaman berkelas didalam sejarah Premier League, Daniel Sturridge hampir seorang diri menolong Bolton dari jeratan degradasi usai ia membikin 8 gol dalam 12 laga. Chelsea memperoleh Sturridge setelah bermain gemilangnya di City. Ketika di Sky Blue, Sturridge jadi pemain pertama yang sanggup mencetak gol-gol di FA Youth Cup, FA Cup serta Premier League di musim yang sama. Namun, maraknya pemain bintang yang dibeli The Blues menjadikan Sturridge tak mendapatkan tempat hingga harus dipinjamkan kepada Bolton. Keputusan itu terbukti jitu lantaran dia mampu memberikan kontribusi besar pada Bolton.

Luis Suarez – Ajax to Liverpool

Luis Suarez hengkang ke Liverpool dari Ajax tuk mengganti Fernando Torres yang pindah ke Chelsea. Suarez tak hanya sukses mengganti Torres, tapi nyaris megantarkan Liverpool meraih titel Premier League musim 2013-2014 dan bahkan memenangi PFA Player of the Year. Tersohor sebagai striker haus gol, Suarez mengancam pertahanan klub-klub Premier League lalu mencetak gol dengan gampang. Meski karirnya agak tercemar lantaran insiden rasisme lalu menggigit pemain lawan, tak ada yang meragukan kontribusi punggawa Uruguay di Anfield. Suarez kemudian hengkang ke Barcelona Juni 2014 hingga menjadikan Liverpool mendapat keuntungan besar dari result penjualannya. Walau hanya mendapatkan 1 Piala Liga selama memperkuat The Reds, ia terbilang dianggap sebagai pemain berkelas Liverpool di era Premier League. Bagi yang concern dengan informasi prediksi hasil skor pertandingan bola dapat juga menyimaknya disini sebab didalam blog bola tersebut tercantum beragam macam prediksi skor pertandingan sepakbola liga dunia.